PSBB JAWA BALI 11 - 25 Januari 2021
PSBB JAWA BALI 11 - 25 Januari 2021

Yang perlu kamu ketahui tentang PSBB Jawa Bali 11 – 25 Januari 2021

PSBB JAWA BALI 11 – 25 Januari 2021

Untuk mencegah semakin tingginya penularan Covid-19, Pemerintah kembali resmi mengambil langkah membatasi kegiatan masyarakat. Tidak tanggung-tanggung, beberapa daerah sekaligus langsung diberikan status daerah yang termasuk dalam PSBB JAWA BALI 11 – 25 Januari 2021.

Berdasarkan beberapa parameter yang telah ditetapkan, kebijakan PSBB JAWA BALI 11 – 25 Januari 2021 itu diumumkan dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan, Rabu (6/1/2021) oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian yang juga Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) Airlangga Hartarto.

PSBB JAWA BALI 11 - 25 Januari 2021
PSBB JAWA BALI 11 – 25 Januari 2021

PSBB JAWA BALI 11 – 25 Januari 2021 Berdasarkan empat pertimbangan

Airlangga menjelaskan, ada empat parameter yang digunakan untuk menentukan Jawa dan Bali sebagai daerah berlakunya pembatasan kegiatan masyarakat yaitu sebagai berikut.

  • Pertama, angka kematian di suatu daerah berada di atas rata-rata nasional di atas 3 persen.
  • Kedua, angka kesembuhan di daerah berada di bawah rata-rata nasional atau di bawah 82 persen.
  • Ketiga, kasus aktif di daerah di atas rata-rata nasional atau di atas 14 persen.
  • Keempat, keterisian RS untuk ICU dan ruang isolasi di atas 70 persen,

Apabila salah satu dari empat kriteria telah terpenuhi maka PSBB JAWA BALI 11 – 25 Januari 2021 di daerah bisa dilakukan.

Acuan dari Pemerintah

Pemerintah pusat berikan acuan daerah Meski pemda nantinya yang akan menentukan wilayah mana saja yang akan dibatasi kegiatannya, tetapi pemerintah pusat memberikan acuan daerah yang memenuhi kriteria dilakukannya pembatasan.

Berikut ini rinciannya berdasarkan pembagian wilayah:

  • DKI Jakarta: seluruh DKI Jakarta
  • Jawa Barat: Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Depok, Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, Kota Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi
  • Banten: Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang Selatan.
  • Jawa Tengah: Semarang Raya, Banyumas Raya, Solo Raya.
  • DIY: Kabupaten Gunung Kidul, Kabupaten Sleman, Kabupaten Kulonprogo.
  • Jawa Timur: Malang Raya dan Surabaya Raya.
  • Bali: Kota Denpasar dan Kabupaten Badung

PSBB JAWA BALI 11 – 25 Januari 2021 untuk Membatasi bukan Melarang

Kegiatan-kegiatan yang dibatasi oleh pemerintah adalah sebagai berikut

  • Di perkantoran, maksimal 25 persen karyawan saja yang bekerja dari kantor atau work from office. 75 persen bisa WFH
  • Kegiatan belajar mengajar dilakukan secara online
  • Pembatasan jam buka untuk kegiatan di pusat perbelanjaan hingga pukul 19.00
  • Kegiatan makan dan minum di tempat maksimal kapasitas 25 persen,
  • Kegiatan sosial budaya dihentikan sementara.
  • Pemda diharapkan mengatur kapasitas moda transportasi di daerahnya masing-masing.

Pemerintah tetap memperbolehkan pelaksanaan sejumlah kegiatan lain. Airlangga menjelaskan, kegiatan pemesanan makanan secara online atau delivery masih diperbolehkan. “Sektor esensial yang berkaitan dengan kebutuhan pokok masyarakat tetap beroperasi 100 persen dengan protokol kesehatan ketat,” tuturnya. “Pemerintah pun mengizinkan kegiatan konstruksi beroperasi 100 persen dengan penerapan protokol kesehatan lebih ketat,” katanya. Kegiatan di tempat ibadah juga masih diizinkan dengan membatasi peserta maksimal 50 persen dengan protokol kesehatan yang lebih ketat. Airlangga menegaskan, rangkaian pembatasan kegiatan masyarakat bukan untuk melarang kegiatan yang ada. “Jadi membatasi, bukan melarang,” tuturnya.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *