protokol kesehatan covid-19

Pahami Protokol Kesehatan Agar Terhindar dari COVID-19

Apa saja protokol kesehatan yang harus dipatuhi agar terhindar dari COVID-19?

Pandemi COVID-19 belum berakhir. Angka pasien yang terinfeksi virus ini terus bertambah. Segala upaya sudah dilakukan oleh pemerintah Indonesia. Salah satunya adalah Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB yang mampu menekan lajunya penularan dari virus Corona ini. Namun, itu saja tidak cukup. masyarakat tetap dihimbau untuk selalu mematuhi protokol kesehatan agar terhindar dari penyakit ini.

“New Normal’ adalah keadaan baru yang harus tetap dijalankan oleh masyarakat Indonesia. ‘New normal’ dalam kaitannya dengan pandemi ini, artinya kita harus bisa hidup berdampingan dengan virus Corona sambil melakukan kegiatan sehari-hari seperti sedia kala dengan adaptasi yang baru.

Sulit memang menjalankan aktivitas seperti biasa, tapi selalu dihantui dengan virus yang bisa kapan saja masuk ke dalam tubuh kita. Perlu memiliki tingkat kewaspadaan yang tinggi agar Anda terhindar dari virus menular tersebut. Lalu, apa saja yang harus dilakukan agar terhindar dari virus Corona ini? Untuk lebih jelasnya, yuk kita ulas secara tuntas.

Agar hidup tetap nyaman dan aman selama masa pandemi ini, yuk ikuti dan pahami protokol kesehatan yang telah ditetapkan. Sejak munculnya pandemi COVID-19 ini, pemerintah langsung menyusun dan menerbitkan protokol  kesehatan yang harus dipatuhi oleh masyarakat Indonesia.

Dalam era “New Normal” ini, Kementerian Kesehatan dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 berharap masyarakat Indonesia selalu mematuhi kebijakan yang telah dibuat supaya pandemi ini segera berakhir. Ada pun protokol yang harus dilakukan sebagai upaya pencegahan penyebaran COVID-19 di Indonesia.

1. Selalu menjaga kebersihan tangan dengan mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir selama 20 detik atau jika tidak memungkinkan untuk melakukan cuci tangan dengan air dan sabun, bisa menggunakan hand sanitizer. Adapun cara mencuci yang sesuai dengan standarisasi, yaitu meliputi telapak tangan, punggung, sela-sela, dan ujung-ujung jari.

2. Hindari menyentuh area wajah apalagi jika tangan Anda belum dicuci, khususnya mata, hidung, dan mulut yang menjadi pintu masuk bagi virus tersebut ke dalam tubuh.

3. Menerapkan etika batuk dan bersin di area umum. Setiap kali batuk dan bersin, Annda diminta untuk menutup mulut dan hidung menggunakan tisu. Jika tidak ada tisu, Anda bisa menggunakan tekukan tangan agar cairan yang keluar dari mulut tidak menyebar. Setelah itu, buang tisu dan cuci tangan hingga bersih.

4. Menggunakan masker jika keluar rumah atau bertemu dengan orang lain. Masker dapat melindungi mulut dan hidung dari cairan yang bisa saja mengandung virus Corona. Ada banyak jenis masker yang bisa Anda gunakan, seperti masker medis dan masker kain. Jika menggunakan masker medis, maka Anda hanya bisa menggunakannya  satu kali dan harus harus dibuang. Namun, jika Anda menggunakan masker kain, cuci setiap Anda telah menggunakannya. Pilih masker kain yang memiliki serat rapat dan masuk ke dalam standar masker kain yang dianjurkan.

5. Menjaga jarak dengan orang lain di sekitar minimal 1 meter dan jauhi tempat-tempat yang berpotensi mendatangkan orang banyak.

6. Menjaga kesehatan tubuh dengan konsumsi makanan bergizi dan kaya akan serat dan vitamin, istirahat yang cukup dan rajin berolahraga, supaya imun tubuh tetap terjaga.

7. Isolasi mandiri di rumah jika Anda merasa tubuh kurang sehat dan jangan memaksakan untuk keluar rumah atau mendatangi tempat umum untuk mencegah penularan.

Protokol Kesehatan di Area Perkantoran

Selama masa PSBB transisi ini, sejumlah perusahaan sudah mulai aktif untuk menerapkan kembali bekerja di kantor. Meskipun begitu, pemerintah tetap menghimbau untuk menerapkan protokol kesehatan yang harus dipatuhi oleh perusahaan da karyawan.

Bagi Anda yang perusahaannya sudah menerapkan system bekerja di kantor, pemerintah telah menulis himbauan-himbuan yang harus ditaati oleh perusahaan dan juga karyawannya dalam Surat Edaran Menteri Kesehatan Nomor HK.02.01/MENKES/335/2020 tentang Protokol Pencegahan Penularan Corona Virus Disease (COVID-19) di Tempat Kerja Sektor Jasa dan Perdagangan (Area Publik) dalam Mendukung Keberlangsungan Usaha. Berikut ini ulasannya.

1. Pimpinan perusahaan wajib membentuk Tim Gugus Tugas COVID-19 internal yang terdiri dari pimpinan, bagian kepegawaian, bagian K3, dan petugas kesehatan.

2. Membatasi jumlah pekerja yang dating ke area perkantoran atau tempat kerja maksimal 50 persen dari jumlah seluruh pekerja. Selain itu, perusahaan juga wajib membatasi jarak pekerjanya, termasuk meja kerja dan tempat duduk minimal 1 meter.

3. Melakukan skema jam kerja. Gunakan sistem shift kerja dengan membuat grup yang teridiri dari beberapa karyawan selama masa kondisi pandemi Covid-19 dengan tetap mentaati aturan yang dibuat perusahaan sebagai upaya penyebaran virus.

4. Melakukan pengaturan dalam penggunaan fasilitas yang ada di tempat kerja, seperti sarana ibadah, kantin, tempat istirahat, sarana olahraga, sarana hiburan, dan lain-lain untuk menghindari kerumunan.

5. Seluruh karyawan dan tamu yang berada di area kantor wajib menggunakan masker dan alat pelindung lainnya untuk menghindari penularan penyakit COVID-19.

6. Perusahaan wajib melakukan disinfeksi di lingkungan kerja secara berkala dengan menggunakan pembersih dan disinfektan yang sesuai standar dari pemerintah. Khususnya untuk benda-benda yang sering dipegang secara massal dan juga tempat-tempat yang sering dikunjungi karyawan, seperti musola, kantin, ruang rapat, dan lain-lainnya.

7. Melakukan pengecekan suhu tubuh secara rutin setiap kali karyawan memasuki area perkantoran atau tempat kerja.

8. Perusahaan wajib menyediakan tempat mencuci tangan air mengalir berserta sabun dan juga hand sanitizer di setiap pintu masuk area perkantoran atau tempat kerja.

9. Memaksimalkan teknologi yang ada sebagai sarana berkomunikasi antar karyawan sehingga dapat mengurangi kontak langsung.

10. Tidak melakukan pemutusan hubungan kerja secara sepihak dan tetap memberikan hak-haknya sebagai karyawan jikalau pekerja tersebut sedang melakukan karantina mandiri.

11. Melakukan pemeriksaan secara berkala kepada para karyawan untuk memastikan kondisi mereka tetap dalam keadaan sehat.

12. Para pekerja dianjurkan untuk menggunakan kendaraan pribadi jika pergi bekerja. Kalaupun harus menggunakan transportasi umum, tetap mengedepankan aturan kesehatan yang berlaku.

13. Pimpinan perusahaan wajib melakukan mencari tahu informasi terkini serta himbauan dan instruksi pemerintah pusat dan daerah terkait dengan COVID-19. Setelah itu, pimpinan perusahaan wajib menginformasikannya kepada seluruh karyawan yang bekerja secara efektif.

14. Perusahaan wajib memberikan pembinaan kepada seluruh pekerja yang tidak melaksanakan protokol tersebut untuk upaya pencegahan dan pengendalian COVID-19.

15. Menggunakan aplikasi Teman Sehat untuk mengetahui perkembangan COVID-19 di daerah Anda dan membantu emesanan dan pembayaran jika harus melakukan tes COVID-19 hanya melalui aplikasi dari Achiko ini. Selain itu, hasil tes COVID-19 tersebut bisa langsung diberikan oleh mitra kesehatan melalui aplikasi ini juga. Jadi, Anda tidak perlu berkontak langsung. Jadi, di mana pun Anda berada akan selalu aman dan nyaman bersama Teman Sehat.

Yuk, download aplikasinya sekarang di google play smartphone Anda!