11 varian virus corona

11 varian virus corona, mulai dari Delta hingga Zeta

11 varian virus corona

Beberapa waktu yang lalu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), mengumumkan daftar nama baru varian virus corona Sars-CoV-2 yang terdeteksi di berbagai negara. Penggunaan nama tersebut dibuat sesuai dengan alfabet Yunani dan tidak berkaitan dengan negara tertentu. Hal itu bertujuan, agar tidak membuat bingung masyarakat dengan berbagai macam kode virus yang sebelumnya telah beredar. 11 varian virus corona berasal dari berbagai daerah dan bermutasi mengikuti lingkungan di negara tersebut.

Berikut 11 nama baru varian virus corona, dikutip dari unggahan akun Instagram Satgas Perubahan Perilaku , Rabu 23 Juni 2021

11 varian virus corona
11 varian virus corona

Berikut daftar nama varian virus Covid-19 beserta asal dan kodenya:

  1. Nama Varian: Alpha
    • Varian asal Inggris B.1.17
  2. Nama Varian: Beta
    • Varian asal Afrika Selatan B.1.351
  3. Nama Varian: Gamma
    • Varian asal Brasil P.1
  4. Nama Varian: Delta
    • Varian asal India B.1.617.2
  5. Nama Varian: Epsilon
    • Varian asal Amerika B.1.427 atau B.1.429
  6. Nama Varian: Zeta
    • Varian asal Brasil P.2
  7. Nama Varian: Eta
    • Varian di berbagai negara B.1.525
  8. Nama Varian: Theta
    • Varian asal Filipina P.3
  9. Nama Varian: Lota
    • Varian asal Amerika B.1.526
  10. Nama Varian: Kappa
    • Varian asal India B.1.617.1
  11. Nama Varian: Lambda
    • Varian asal Peru C.37

Pendapat para ahli tentang 11 varian virus corona

Sejumlah ahli mengatakan bahwa virus corona atau COVID-19 memang mudah bermutasi. Bahkan saat ini, mutasi COVID-19 sudah bermunculan, mulai dari varian yang berasal dari Inggris hingga yang terbaru dari India.

Varian baru COVID-19 ini berbeda dengan yang pertama kali muncul di Wuhan, China. Setiap variannya memiliki karakter berbeda-beda dan kini telah menyebar ke berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia.

Sementara itu, Direktur Pasca Sarjana Universitas YARSI sekaligus Guru Besar FKUI, Prof. Tjandra Yoga Aditama, bahkan menyebut, saat ini kemungkinan ada sekitar 200 varian baru dari COVID-19.

“Saat ini, mungkin ada sekitar 200 varian baru (COVID-19). Tapi 200 jenis varian baru itu didapat berdasarkan jumlah pemeriksaan whole genome sequencing yang terbatas,” kata dia seperti dilansir VIVA.co.id, Kamis (24/6/2021)

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *